Sunday, 24 January 2016

Darah rakyat suryah tak di hargai assad (pemimpin Zalim)








Sahabat, pandanglah
genangan itu sedetik saja. Pasti kita bisa
becermin di sana. Namun wajah dan awan yang
menaungi kita nampak bersimbah merah. Tak
ada langit biru dipantulkan ke mata kita, sebab
Suriah telah menjadi lautan darah.
Di tangan Assad dan Putin lautan darah di
Suriah tak ada harganya dibanding minyak!
Begitu bebasnya tirani kejam itu membantai
saudara-saudara kita.
Darah rakyat tak berdosa dicurahkan demi tahta
dan kuasa. Adakah nurani manusia tersisa pada
diri keduanya?
Kepada kita Allah titipkan belas kasih untuk
saudara-saudara kita di Bumi Syam. Di tangan
kita pula amanah kemanusiaan ada untuk
ditebarkan ke relung-relung bumi yang
membutuhkan.
Tetes-tetes darah ini harus dihentikan, dengan
setulus-tulusnya doa dan sebaik-baiknya
pemberian.

No comments:

Post a Comment